Optimalisasi daya pada Windows 7

Power usage adalah salah satu masalah utama pada notebook / netbook user, terutama apabila baterai mereka bocor dan malas membeli baterai baru demi menambah waktu online mereka di tempat umum.

Kebanyakan user advance pasti menggunakan cara Downlclock dengan software semacam RMClock / K10 Stat, namum u/ user awam seperti saya dan processornya tidak di dukung kedua software tersebut maka optimalisasi daya dengan power manager bawaan Windows 7 sepertinya cukup berguna sebagai cara alternatif karena dengan baterai laptop saya yang sudah bocor 30% masih bisa menyala selama dua jam tiga puluh menit dan mengurangi panas dari laptop saya.
*Athlon 64 X2 @compaq 515, dari idle 70'C turun ke 55'C
berikut adalah cara - caranya:

Quote:
1. Klik gambar batre yang di deket jam, pilih More Power Options
2. Pilih "Choose New Power Plant", di sini saya kasih nama "Minimal" klik next kalau sudah.
3. Klik Edit Plan Settings pada profile "Minimal" yang tadi di buat dan pilih "Change advance power settings"
4. Berikutnya atur power sesuai dengan yang di inginkan, berikut adalah settingan pada profile Minimal yang saya ubah.
4.a Hard disk:
- Turn off hard disk after. On battery = 10 Minutes, Plugged in = 15 Minutes
4.b Wireless Adapter Setting:
- On battery: Maximum Power Saving
- Plugged in: Medium Power Saving
4.c Sleep:
- Sleep after (On battery & Plugged in) = Never (atau set time ke 0)
- Allow hybird sleep. On battery = on, Plugged in = off
- Hibernate after. On battery = 30 Minutes, Plugged in = Never
- Allow wake timers (On battery & Plugged in) = Never
4.d PCI Express:
- Link State Power Management. On battery = Maximum power savings, Plugged in = Moderate power savings
4.e Processor power management
- Minimum processor state(On battery & Plugged in)= 5%
- System cooling policy. On battery = Passive, Plugged in = Active
- Maximum Processor state. On battery = 10%, Plugged in = 55%

riska

No comments:

Post a Comment