Before sunrise

Aku terbangun dari tidurku. Kulihat jam kamar menunjukkan pukul 4.00 dan aku tak bisa terlelap kembali. Oh ya.. tadi malam aku tidur cepat sekali. Sesuatu yang sangat jarang aku lakukan tahun kemarin. Tapi seperti yang lalu-lalu, aku tak mampu untuk tidur terlampau lama.

Aku bingung, apa yang aku harus lakukan saat ini. Hanya menatap kosong layar laptop. Tahun 2011 baru berjalan 4 hari, Hm.. masih ada panjang sekali perjalanan tahun ini.

Aku mulai menyalakan mp3 sambil menyeduh kopi panas yang baru saja aku buat. Saat-saat seperti inilah yang aku suka. Dunia terasa sepi, lengang, dan kulihat wajah-wajah polos dari keluargaku ditambah dengan aroma kopi yang sangat khas. Kemudian alunan gitar tengiang-ngiang di telingaku. Aku memejamkan mataku, berusaha untuk menyesapi setiap petikan gitar. Damai...

Aku kembali memikirkan, apa yang harus sebaiknya aku lakukan / berhenti untuk kulakukan? 
Setiap kali aku tersadar akan lamunanku dan kemudian akupun masih ragu untuk memutuskan langkahku. 

Aku diam di persimpangan.
Tertunduk lesu
Apakah aku salah langkah?
Inikah saat yang tepat untuk berbalik arah?

Samar ku lihat gurat cahaya jingga berpendar
Matahari malu-malu mulai menampakkan senyumnya
Memancarkan harapan
bagi manusia yang sedang berada di titik nadir

Ah.. lebih baik aku tidak memikirkannya sekarang. Nikmati saja perasaan damai ini.

riska

No comments:

Post a Comment