Tidakkah kalian sadar?

Tidakkah kalian sadar, kalau hidupmu lebih bahagia? Saat engkau mengeluh dengan hidupmu yang terasa membosankan. Saat engkau mengeluh dengan keadaan sekolah yang membuat dirimu muak. Saat engkau mengeluh dengan berbagai tugas kuliah yang menumpuk atau tugas kantor yang tidak pernah ada habisnya.

Tidakkah Anda pernah bersyukur, kalau hidup Anda jauh lebih baik dari mereka ? Mereka masih dapat tertawa di tengah himpitan kejamnya ibukota. Mereka masih bisa menikmati canda dan tawa walaupun bahaya sewaktu-waktu mengancam mereka. Mereka terlihat sangat menikmati hidup mereka walaupun makan sehari saja belum tentu.

Aku sering menemukan banyak anak sekolahan yang malas belajar, padahal mereka sudah asyik diberikan fasilitas mewah dari orang tuanya. Bayangkan apabila kamu berada di posisi mereka anak jalanan yang harus bekerja membanting tulang untuk menyambung hidup mereka demi sesuap nasi. Jangankan memikirkan sekolah, bisa makan hari ini saja bagi mereka sudah cukup. Bagi mereka merasakan bangku sekolah adalah suatu hal yang mewah.

Takdir terasa kejam ketika sebenarnya keinginan mereka sangat kuat untuk mengenyam pendidikan namun tidak dibarengi dengan keadaan perekonomian mereka.

Aku pun merasa malu, karena selama ini telah banyak menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati pendidikan dengan rajin belajar. Mereka saja yang masih kecil mampu menghadapi kerasnya hidup, mengapa aku yang sudah berumur 19 tahun ini bisa begitu lembeknya merasa sebagai orang yang paling menderita sedunia ? Ingatlah kawan, hidup hanya sekali. Janganlah engkau merasa buruk. Bersyukurlah dengan keadaanmu sekarang. Jangan terlalu menuntut. Lihatlah mereka tetap dapat tersenyum padahal nasibmu mungkin jauh lebih baik dari mereka bukan?

Jadi, semangatlah kawan! tetap percaya bahwa hari esok pasti lebih baik dari hari ini.

riska

No comments:

Post a Comment