Baik atau burukkah sinetron dalam kehidupan kita ?

Remaja di Indonesia tidak pernah terlepas dari budaya menonton tv. Bisa dipastikan setiap hari kita menyempatkan diri untuk menonton televisi. Lalu apakah tontonan anda sudah berkualitas?

Kalau saya perhatikan selama ini, hampir seluruh acara di stasiun televisi khususnya stasiun televisi nasional menawarkan acara-acara yang setipe.Kali ini saya akan mengkhususkan pada tayangan sinetron yang sudah merajai jam tayang berbagai stasiun televisi. Sinetron di Indonesia hampir seluruhnya bertemakan cinta.Hal ini yang membuat suatu kejenuhan dari para penonton televisi karena jalan ceritanya hampir mirip disertai bumbu-bumbu konflik yang kurang lebih sama.

Banyak sinetron yang alur ceritanya terlalu di paksakan.Kadang ada karakter yang sengaja ditambahkan hanya untuk memperpanjang jalan cerita tetapi malah terkesan bertele-tele dan mengada-ada. Mereka mungkin hanya mengejar rating yang tinggi tanpa memperhatikan apakah tontonan yang mereka buat berkualitas atau tidak. Kebanyakan dari sinetron itu tidak mendidik generasi muda. Malahan ada yang terang-terangan memperlihatkan adegan kekerasan baik secara verbal maupun nonverbal.

Parahnya lagi, jam tayang sinetron kebanyakan berada pada waktu di mana anak usia di bawah 17 tahun belum tidur antara pukul 18.00-20.00. Bayangkan apabila adegan yang tidak pantas itu di tonton oleh banyak anak kecil! Itu sangat berbahaya karena bisa mempengaruhi psikologis anak tersebut. Anak-anak dibawah usia 17 tahun biasanya kurang dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah.Mereka cenderung mengikuti apa yang mereka lihat dan apa yang mereka dengar. Apakah Anda bisa membayangkan bagaimana kalau orang terdekat Anda melakukan hal-hal yang tidak diinginkan akibat pengaruh buruk menonton televisi ?

Terlepas dari itu semua, masing-masing sinetron pasti memiliki pesan positif walaupun dengan porsi yang berbeda. Kalau Anda melihat sinetron yang kekerasannya lebih menonjol,langsung tinggalkan! Buat apa anda menonton tayangan seperti itu. Carilah sinetron yang memberikan panutan yang baik dan tidak terkesan berlebihan.

Jujur saya merasa rindu akan tayangan serial televisi yang mendidik.Tayangan yang dapat dijadikan sebuah pandangan bagaimana harus bersikap yang baik dan lebih peduli terhadap sesama dengan jalan yang benar. Tayangan yang mendidik kita menjadi orang yang penuh kasih tetapi tidak lemah. Oleh karena itu,kita sebagai konsumen harus bisa menentukan. Mana tayangan yang pantas untuk kita tonton. Usahakanlah supaya kita bisa mengambil semua pesan positif dari setiap tayangan itu dan meninggalkan yang buruk. Selalu dampingilah keluarga Anda yang masih remaja atau anak-anak supaya dapat langsung mengarahkan mereka untuk tidak mengikuti adegan yg berpengaruh negatif.

riska

No comments:

Post a Comment